
Menu PorkyPark Bandung Minggu Ini
Meeting point gue dan Shasya kali ini di Superindo Dago, karena Shasya mendengar gossip bahwa di jalan Trunojoyo ada rumah makan dengan menu Bacuk, alias Babi Cuka. Berhubung Shasya nggak bisa ngedapetin info terperinci di mana lokasinya, maka kami memutuskan untuk berburu babi bareng
Anyway, sesampainya di lokasi dan parkir di satu tempat, kami nggak menemukan tanda-tanda keberadaan Bacuk ini. Kami jalan ke sana ke mari sampai lelah dan kelaparan *berlebihan*, sang pemberi informasi sama sekali nggak bisa di telepon.
“Nanya aja gitu?” tanya saya.
“Ya udah nanya aja.” Kata Shasya.
“Nah, nanyanya ke siapa dan gimana?”
Iye, terdengar konyol, soalnya kita kan cuma mencari babi, bukan mencari-cari semacam, let’s say, ganja atau benda-benda illegal lainnya. Akhirnya Shasya pun nekad nanya ke salah seorang penjual risoles yang terdapat di halaman salah satu distro di sana.
“Bu, mau nanya… ehm… katanya di sekitar sini ada yang jual… babi cuka ya Bu?”
“Oh, itu.” Sang penjual menunjuk ke arah tempat… deket kita parkir mobil.
Halah.
Ya sud, kita masuk dong ke situ, ngintip-ngintip menu. Lho, kok nggak ada?
“Salah kali ya?” gitu pikir kita, tapi sialnya kita sudah keburu duduk dan tanpa sempat kabur lagi, seorang waiter menghampiri. Karena belum yakin bahwa ini tempat yang benar, kita bilang kita belum mau pesen, masih nunggu teman. Teman dari Hongkong. Anyway, gue sempet keluar sebentar untuk menilik lokasi, kali-kali aja ada rumah makan lain di sekitar situ. Nggak ada dong. Tapi pas gue balik ke meja, Shasya ternyata sudah berhasil menghubungi temannya dan bilang bahwa rumah makan yang kita sambangi sudah benar. Tapi emang menu yang kita cari nggak dimasukin ke dalam menu resmi rumah makan itu.
Oke deh.
Waitress kita panggil dan, dengan ragu-ragu kita nanya ‘Ngngng.. katanya di sini… ada menu babi cuka ya?”
Eh, mendadak sang waitress berbisik-bisik ‘Oh, iya… ada… tapi nggak kita masukin karena itu haidden menu kita. Soalnya kan nggak semua pengunjung di sini makan …begitu….”
Haiden. Katanya.
Kami nanya lagi, ada menu apa aja, selain babi cuka. Ada satu lagi menu, yaitu Babi rica-rica. Dan sebagai informasi, konversasi kami lakukan dengan bisik-bisik. Doh, Berasa mau transaksi apaaa gitu! Kami pesan dua-duanya.
Sambil nunggu pesanan sempat kepikir juga, kalau memang itu hidden menu dengan alasan ‘nggak semua pengunjung di sini makan begitu.’ Agak nggak sehat juga nggak sih, kalau kami muat alamat lengkapnya di sini? Dan kepikir lagi, untung aja tadi kita nggak sempat nanya-nanya ke SELURUH orang di sekitar situ. Kalo sempat, bakal jadi unhidden menu dooong.
Anyway, pesanan datang. Menunya lebih mengarah ke makanan Menado gitu deh. Babi cuka yang bikin penasaran, ternyata potongan daging babi yang dipotong dan dilengkapi dengan saus berisi tomat, cabai dan mungkin cuka yang berasa asam pedas, hampir mirip dengan sambal dabu-dabu-nya Menado. Sementara babi rica-rica, ya gitu deh, potongan daging babi yang tertutupi dengan semacam sambal. Untuk Babi cuka, gurih dan crispy-nya potongan daging babi yang digoreng, edan banget dipadu dengan pedas asamnya si saus. Untuk Babi Rica-rica, pedasnya NAMPOL. Sampai meler-meler gitu (gue, bukan Shasya yang kayaknya lidahnya baal (kebal-red)).
Angka yang tertera di bill adalah Rp. 46.000 something, kurang lebih lah, dan menu yang kita pesan : 2 porsi nasi putih, 1 porsi babi cuka, 1 porsi babi rica-rica, satu es teh manis dan satu botol softdrink. Kalau dikira-kira, mungkin satu porsi perbabian itu sekitar lima belasan ribu sampai dua puluh ribu., nggak nyimak bener rincian di billnya, terlalu asyik ketawa-ketawa. Yang jelas kita naro tips di bawah bill buat waiternya dan Shasya sempat bilang ‘Gimana kalo kita samperin waitress yang tadi dan bilang ‘Mbak, ada haidden tips tuh’.
Dari sana kita lanjut ke The Kiosk Dago, untuk ketemu anak-anak Batagor.net. Sampai di sana, ada yang nanya ‘Eh, tadi abis ngeporkypark ya?’
‘Lho kok tau?’ tanya saya.
‘Iya dari update status di FBnya Mbak Shasya.’
HALAH! Sempet ya, Ci!
Demi keamanan dan kenyamanan bersama, untuk yang pingin tahu lokasi tepat dan nama tempatnya, e-mail gue atau Shasya aja yah.
Ini dia, penampakan menu lebih detil *halah*

Babi Rica-rica

Babi Cuka, tapi sambal cuka-nya nggak kefoto.